Pengaruh Zakat Produktif, Pendapatan, dan Kinerja Amil Terhadap Kemiskinan Mustahik di Kota Banda Aceh

Nurbismi Nurbismi, Muhammad Ridha Ramli

Abstract


Abstrak. Provinsi Aceh sebagai daerah dengan kewenangan khusus pelaksanaan syariat Islam, memberika kewenangan pendistribusi zakat melalui lembaga non struktural Baitul Mal Berdasarkan Qanun Nomor 10 Tahun 2007. Distribusi zakat produktif yang tepat sasaran menjadi salah satu target pencapaian dalam mereduksi kemiskinan diwilayah perkotaan. Untuk itu, distribusi zakat produktif perlu ditelaah dalam suatu penelitian yang spesifik dalam upaya mereduksi kemiskinan di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metodologi muliple regression dengan menempatkan kinerja amil zakat produktif sebagai moderating variabel. yang mereduksi tingkat kemiskinan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 100 orang mustahik zakat produktif pada kelompok usaha mikro pada tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa jumlah zakat produktif, pendapatan, dan kinerja amil berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan mustahik zakat di Kota Banda Aceh. Penurunan kemiskinan yang diindikatorkan dengan income gap ratio, mampu turun dengan Kisaran persentase penurunan sebar 0,19% - 0,25%. Maka dapat disimpulkan penyaluran zakat produktif dapat mengurangi tingkat kesenjangan pendapatan mustahik zakat produktif.

Kata kunci: Zakat, Kemiskinan, Kesenjangan

 

Abstract. Aceh Province as an area with special authority for the implementation of Islamic law, gives the authority to distribute zakat through non-structural institutions Baitul Mal Based on Qanun Number 10 of 2007. The right distribution of productive zakat is one of the targets of achievement in reducing poverty in urban areas. For this reason, the distribution of productive zakat needs to be examined in a specific study in an effort to reduce poverty in the city of Banda Aceh. This study uses multiple regression methodology by placing productive amil zakat performance as a moderating variable. which reduces poverty. Sampling was carried out as many as 100 people mustahik productive zakat in the micro business group in 2017. Based on the results of the study found that the amount of productive zakat, income, and performance of amil significantly influence the decrease of the poverty level of mustahik zakat in the city of Banda Aceh. The decline in poverty which is indicated by the income gap ratio, is able to decrease with the range of the percentage spread of 0.19% - 0.25%. So it can be concluded that the distribution of productive zakat can reduce the level of inequality in productive zakat income.

 

Keywords: Zakat, Poverty, Gap


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2016. Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin, Garis Kemiskinan, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1), dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) Menurut Provinsi, September 2016. Aceh: BPS Provinsi Aceh.

Badan Pusat Statistik. 2016. Statistik Kota Banda Aceh 2016. Banda Aceh: BPS Kota Banda Aceh

Basyah, Armiadi Musa. 2009. Pentadbiran zakat di Baitul Mal Aceh: Kajian Terhadap Agihan Zakat Bagi Permodalan Masyarakat Miskin, (Disertasi S3), Akademi Pengajian Islam. Kuala Lumpur: Universiti Malaya.

Bendadeh, S. 2016. Zakat Produktif: Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki. Opini Baitul Maal Aceh.

Ghozali. 2014. Structural Equation Modeling Metode Alternatif dengan Partial Least Square PLS Edisi 4. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Hafidhhuddin, Didin. 2002. Zakat Dalam Perekonomian Modern. Jakarta: Gema Insani.

Haughton, Jonathan & Shahidur R. Khandker. 2009. Handbook on Poverty and Inequality. Washington, DC: The World Bank.

Huda, K. 2012. Fiqh Pengelolaan Zakat Produktif Sebagai Upaya Pengembangan Sumber Daya Mustahik (Studi Kasus Di Badan Pelaksana Urusan Zakat Muhammadiyah (BAPELURZAM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weleri Kendal. Semarang, Tesis Pascasarjana IAIN Walisongo.

Iqbal. 2011. Peranan dan Kuasa Lembaga Amil Dalam Pengurusan Pentadbiran Zakat di Baitul Mal Aceh. Kuala Lumpur: ADIC.

Johari, Fuadah, dkk. 2015. The role of zakat in reducing poverty and income inequality among new convert (muallaf) in Selangor, Malaysia. Online Journal Research Islamic Studies, Vol.1 No. 3 2014 pg 43-56.

Mc. Gee, TG. 1971. The Urbanization Process in the Third World. London: G. Bells and Sons Ltd

Muhammad. 2009. Lembaga Ekonomi Mikro Syari’ah: Pergulatan Melawan Kemiskinan dan Penetrasi Ekonomi Global. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Nawawi, Ismail. 2010. Zakat dalam Prespektif Fiqh, Sosial dan Ekonomi, Surabaya: CV. Putra Media Nusantara.

Qadir, Abdurrachman. 2001. Zakat (Dalam Dimensi Mahdah dan Sosial), ed.1, cet.2. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Ridwan, Muhammad. 2005. Manajemen Baitul Maal Wa Tamwil(BMT), cet 2. Yogyakarta: UII Press.

Rusli, dkk. 2013. Analisis Dampak Pemberian Modal Zakat Produktif Terhadap Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Universitas Syiah Kuala, Vol. 1, Februari

Shalimow. 2004. Pemberdayaan Sektor Informal Masyarakat Melalui P2KP. Diakses melalui http://shalimow.com/pemberdayaan/pemberdayaan-sektorinformalmasyarakat-melalui-p2kp-sekedar-abstraksi.html. diakses pada tangga 7 Juni 2017

Solimun. 2011. Analisis Variabel Moderasi dan Mediasi, Malang: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Universitas Brawijaya.




DOI: https://doi.org/10.35870/emt.v2i2.51

Refbacks

  • There are currently no refbacks.